session_start(); ?>
Berikut beberapa penyakit yang berkaitan dengan anggota gerak
Rematik (arthritis rheumatoid)
Rematik adalah penyakit yang berciri, rasa nyeri dan bengkak pada anggota gerak atas (bahu, lengan, dan tangan), anggota gerak bawah (pinggul, paha, kaki), sendi, otot, radang selaput lendir dan sendi (arthritis) misalnya : reumatica (arthritis rheumatoid), encok (arthritis urica), gangguan pada sendi tanpa radang (artrosis), nyeri punggung (ischias), radang otot (vibromyostis).
Artritis rheumatoid gangguan sendi kronis, sistimatis, radang membran dan sendi. Gejalanya sendi bengkak, nyeri jari kaki tangan, pergelangan kaki tangan, sampai sendi yang lebih besar. Sendi-sendi terasa kaku, sukar digerakkan, kurang tenaga, menjalar ke otot. Penyakit ini berlangsung dengan serangan bergelombang, makin bertambah berat, bisa cacat pada kaki dan tangan.
Faktor yang memperbesar resiko penyakit yaitu jenis kelamin dan usia, makin tua makin mudah kena gangguan ini, terutama wanita. Faktor psikis dan luka-luka fisik juga sering menjadi penyebabnya.
Encok (arthritis urica)
Suatu radang sendi disebabkan pengendapan kristal natrium urat dalam sendi dan jaringan. Merupakan penyakit yang menurun, kerena gangguan dalam metabolisme, dimana kadar darah dari zat sampah natrium urat menjadi terlalu tinggi (hiperuricemia). Serangan encok bisa juga terjadi akibat penyakit darah dan radang paru paru (pneumonia), transfer darah yang mengandung leukosit, injeksi hati yang mengandung putin.
Gejalanya serangan sendi akut bergelombang, akibat reaksi radang kristal sendi, sendi bersangkutan menjadi bengkak, biasanya pada ibu jari yang menimbulkan rasa sakit sekali, tahap berikutnya kristal berkumpul di benjolan pada telinga atau di tangan (tofi). Kalau mengendap pada ginjal menjadi batu ginjal. Akhirnya sendi seluruh tubuh radang dan rusak dan orangnya cacat (poliartritis). Banyak dialami pria usia 40 tahun ke atas dan wanita yang telah berhenti haid (menopause).
Faktor resiko terjadinya encok karena badan terlalu gemuk, kurang gerak badan atau olah raga. Seperti halnya penyebab diabetes dan sakit jantung. Selain itu juga karena ketegangan mental yang terus-menerus dan sering terjadi pada para pimpinan yang sering ambisius dari pada rekan sekerjanya yang lebih rendah dan kurang bersemangat. Juga disebabkan karena kualitas dan kuantitas makanan yang berkalori tinggi. Sebaiknya menghindari makanan dengan kadar kolesterol tinggi, diet, menurunkan berat badan, menghindarkan ketegangan mental dan perasaan, latihan relaksasi otot dan gerak badan teratur, banyak minum air putih yang matang.
Leher kaku, tengeng (torticollis)
Keadaan ini disebabkan otot leher yang mengerut (kontraksi) tidak merata, lalu menarik kepala kea rah suatu sisi dangan dagu menunjuk kearah yang berlawanan dengan sisi yang mengalami kontraksi. Sering juga terjadi salah urat, ketika penarikan kepala kearah salah satu pundak pada sisi terjadinya kontraksi otot, sedangkan dagunya tidak. Otot-ototnya kejang. Kalau tidak segera di benarkan dan berlaku sangat lama, otot leher pada sisi itu bisa menebal.