|
KEADAAN TOPOGRAFI KABUPATEN BANYUMAS

TOPOGRAFI KABUPATEN BANYUMAS
A. Letak Geografi
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu bagian wilayah propinsi Jawa
Tengah terletak diantara:
- 108 0 ‘ 17 ”- 109 0 27’15” Bujur Timur dan
- 7 0 15 ‘05” – 7 0 37 ‘10” Lintang Selatan
Kabupaten Banyumas terdiri dari 27 kecamatan dan berbatasan dengan Wilayah
beberapa Kabupaten yaitu:
- Sebelah Utara dengan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang
- Sebelah Timur dengan Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, dan
Kabupaten Kebumen
- Sebelah Selatan dengan Kabupaten Cilacap
- Sebelah Barat dengan Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Brebes
Jarak Kabupaten Banyumas dengan kota-kota disekitarnya sebagai berikut :
- Ke Tegal = 114 Km
- Ke Pemalang = 144 Km
- Ke Brebes = 127 Km
- Ke Purbalingga = 20 Km
- Ke Banjarnegara = 65 Km
- Ke Kebumen = 85 Km
- Ke Cilacap = 53 Km
- Ke Semarang = 211 Km
B. Luas Wilayah
Wilayah Banyumas seluas 132.759 Ha sekitar 4.08% dari luas wilayah
Provinsi Jawa Tengah ( 3254 juta Ha ) Dari wilayah seluas 132.759 Ha, yang
merupakan lahan sawah sekitar 32.881 Ha atau sekitar 24,77% dari wilayah
Kabupaten Banyumas dan sekitar 10.468
Ha sawah dengan pengairan teknis.
Sedangkan yang 75,23% atau sekitar 99.878 Ha adalah lahan bukan sawah
dengan 18.627 Ha atau 18,65% merupakan tanah untuk bangunan dan pekarangan/halaman.
Dari 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas, Kecamatan Cilongok
merupakan Kecamatan yang mempunyai wilayah paling luas yaitu 10.534 Ha.
Sedangkan Kecamatan Purwokerto Barat merupakan Kecamatan yang mempunyai
wilayah paling sempit yaitu sekitar 748 Ha.
C. Topografi
Wilayah Kabupaten Banyumas lebih dari 45% merupakan daerah dataran yang
terbesar di bagian Tengah dan Selatan serta membujur dari Barat ke Tinur.
Ketinggian wilayah di Kabupaten Banyumas sebagian besar berada pada
kisaran 25-100 M dpl yaitu seluas 42.310,3 Ha dan 100-500 M dpl yaitu
seluas 40.385,3 Ha. Berdasarkan kemiringan wilayah, Kabupaten Banyumas
mempunyai kemiringan yang terbagi dalam 4 ( empat ) kategori yaitu:
- 0 0 – 2 0 meliputi areal seluas 43.876,9 Ha atau 33,05% yaitu
wilayah bagian Tengah dan Selatan.
- 2 0 – 15 0 meliputi areal seluas 21.294,5 Ha atau 16,04% yaitu
sekitar Gunung Slamet
- 15 0 – 40 0 meliputi areal seluas 35.141,3 Ha atau seluas 26,47%
yaitu daerah lereng Gunung Slamet
- Lebih dari 45 0 meliputi areal seluas 32.446,3 Ha atau seluas 24,44%
yaitu daerah Gunung Slamet
D. Iklim
Kabupaten Banyumas mempunyai Iklim Tropis basah dengan rata-rata Suhu
udara rata-rata 26,3 0 C. Suhu Minimum sekitar 24,4 0 C dan suhu Maksimum
sekitar 30,9 0 C selama tahun 2003 di Kabupaten Banyumas terjadi hujan
rata-rata pertahun sebanyak
109 hari dengan curah rata-rata 2.897 mm pertahun.
Kecamatan yang paling sering terjadi hujan di Kabupaten Banyumas adalah
Kecamatan Jatilawang dengan 109 hari hujan dan curah hujan pertahun
mencapai 3.210 mm selama tahun 2003. Sedangkan Kecamatan yang paling
sedikit terjadi curah hujan Kecamatan Sokaraja dengan 40 hari hujan dan
curah hujan mencapai 759mm.
E. Kependudukan
Penduduk kabupaten Banyumas pada akhir tahun 2003 tercatat sebesar
1.524.901 jiwa atau naik sebesar 15.534 jiwa. Dengan rata-rata laju
pertumbuhan penduduknya pertahun (2002-2003) sebesar 1,03 persen, yang
berarti mengalami percepatan pertumbuhan sebesar 0,28 persen dari kurun
waktu sebelumnya(2001-2002). Laju pertumbuhan menurun terlihat cukup
berfariasi, tertinggi ada pada Kecamatan Rawalo sebesar 8,78 persen dan
yang terendah pada kecamatanb Banyumas yakni sebesar 0,18 persen.
Rasio jenis kelaminnya pada akhir tahun 2003 sebesar 99,66; yang berarti
dari setiap100 penduduk perempuan terdapat sekitar 99 penduduk laki-laki.
Jumlah rumah tangga pada akhir tahun 2003 sebesar 397.755 atau naik
sebesar 8.810 rumah tangga (2,27 persen) dari tahun sebelumnya. Rata-rata
jiwa perumah tangga sekitar 4 jiwa. Dengan yang terendah pada Kecamatan
Lumbir sekitar 3 jiwa dan yang tertinggi pada Kecamatan Purwokerto Utara
sekitar 5 jiwa.
Luas wilayah Kabupaten Banyumas pada akhir tahun 2003 sebesar 1.327,59 km2
, sehingga kepadatan penduduknya sebesar 1.149 jiwa/km2 (gambar 1.2).
Dengan kepadatan tertinggi ada di Kecamatan Purwokerto Timur sebesar 7.575
jiwa/km2 dan yang terendah di Kecamatan Lumbir sebesar 442 jiwa/km2.
F. Ketenagakerjaan
Pencari kerja yang terdaftar pada Dinas Tenaga Kerja Kab. Banyumas
sebanyak 14.458 jiwa dan yang belum ditempatkan sebesar 13.401 jiwa. Jika
dilihat dari kelompok umur pencari kerja produktif pada kelompok 25-54
tahun yakni sebesar 6.601 jiwa atau sekitar 49,25 persen. Dan dilihat dari
tingkat pendidikannya, maka sebagian besar (8.386 jiwa atau 58,00 persen)
adalah lulusan setingkat SLTA.
Dari hasil Susenas 2003 tercatat penduduk usia kerja (10 tahun keatas)
yang melakukan kegiatan seminggu yang lalu sebesar 54,24 persen dan yang
mencari kerja sebesar 3,01 persen dari seluruh penduduk usia kerja.
Beberapa indicator ketenagakerjaan, seperti Tingkat Partisipasi Angkatan
Kerja (TPAK) sebesar 57,25 persen dengan TPAK laki-lakinya sebesar 73,31
persen dan perempuannya sebesar 42,02 persen, sedangkan Tingkat
Pengangguran Terbukannya (TPT) sebesar 5,26 persen dengan TPT laki-laki
sebesar 4.90 persen dan perempuannya sebesar 5,85 persen.
|